Dalam rangka mempersiapkan proses penerimaan peserta didik baru, SDIT Assalaam Sanden melaksanakan kegiatan Wawancara Wali dan Asesmen Diagnostik Calon Peserta Didik Baru. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam mengenal calon peserta didik secara lebih menyeluruh sekaligus membangun komunikasi awal dengan orang tua atau wali.
Wawancara wali dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai karakter, kebiasaan, perkembangan, kebutuhan, serta potensi anak. Melalui komunikasi langsung dengan orang tua, sekolah dapat memahami latar belakang dan karakteristik calon peserta didik sehingga proses pendampingan nantinya dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Selain wawancara wali, calon peserta didik juga mengikuti asesmen diagnostik. Asesmen ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran awal mengenai kemampuan dan perkembangan calon siswa. Hasil asesmen dapat menjadi salah satu bahan bagi sekolah dalam menyiapkan pembelajaran dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana yang ramah dan nyaman. Calon peserta didik mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan lingkungan sekolah, sementara orang tua dapat berkomunikasi secara langsung dengan pihak sekolah.
Melalui kegiatan ini, SDIT Assalaam Sanden berupaya memastikan bahwa proses penerimaan peserta didik tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memperhatikan karakter, potensi, kesiapan belajar, dan kebutuhan setiap anak.
Sinergi antara sekolah dan orang tua sejak awal diharapkan dapat menjadi fondasi yang baik dalam mendampingi perjalanan pendidikan anak. Dengan komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang positif, sekolah dan keluarga dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Semoga seluruh rangkaian proses penerimaan peserta didik baru dapat berjalan dengan lancar dan menjadi awal yang baik untuk menghadirkan generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan dekat dengan Al-Qur’an.
SDIT Assalaam Sanden — Generasi Qur’ani.