Senin, 10 Agustus 2026

BIAS di SDIT Assalaam Sanden: Imunisasi untuk Menjaga Kesehatan Peserta Didik

BIAS di SDIT Assalaam Sanden: Imunisasi untuk Menjaga Kesehatan Peserta Didik


Sanden — SDIT Assalaam Sanden bekerja sama dengan Puskesmas Sanden melaksanakan kegiatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) bagi peserta didik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan anak melalui pemberian imunisasi sesuai dengan sasaran dan ketentuan program kesehatan anak sekolah.

Pelaksanaan BIAS di SDIT Assalaam Sanden diberikan kepada beberapa kelompok kelas dengan jenis imunisasi yang berbeda, yaitu:

Kelas 1: Imunisasi MR (Measles-Rubella/Campak-Rubella)
Kelas 2: Imunisasi TD (Tetanus Difteri)
Kelas 5: Imunisasi HPV (Human Papillomavirus)

Kegiatan dilaksanakan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Sanden dengan didampingi oleh guru dan pihak sekolah. Para peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan mendapatkan pendampingan selama pelaksanaan imunisasi.

BIAS menjadi salah satu bentuk sinergi antara sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mendukung kesehatan peserta didik. Selain pemberian imunisasi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memberikan pemahaman kepada anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dengan terlaksananya kegiatan BIAS, diharapkan peserta didik mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta mengikuti proses pembelajaran secara lebih nyaman dan optimal.

SDIT Assalaam Sanden menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Sanden atas kerja sama dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta didik.

Sehat anaknya, tenang belajarnya, cerah masa depannya! πŸ’‰πŸ©ΊπŸŒ±✨

SDIT Assalaam Sanden — Bersama Menjaga Kesehatan, Mendukung Tumbuh Kembang dan Prestasi Anak.
Read More

Kamis, 06 Agustus 2026

Kegiatan Komunitas Belajar: Menumbuhkan Pola Pikir Bertumbuh dalam Pembelajaran

Kegiatan Komunitas Belajar: Menumbuhkan Pola Pikir Bertumbuh dalam Pembelajaran


Sanden — Komunitas Belajar (Kombel) tingkat sekolah kembali dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pembelajaran para pendidik. Kegiatan kali ini menghadirkan Ibu Rustini Rahayu, M.Pd., Pengawas SD Korwil Sanden, sebagai narasumber.

Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan penguatan mengenai pola pikir bertumbuh (growth mindset), yaitu cara pandang yang meyakini bahwa kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan dapat terus berkembang melalui proses belajar, usaha, ketekunan, serta kemauan untuk memperbaiki diri.


Pola pikir bertumbuh menjadi hal penting bagi seorang pendidik. Guru tidak hanya dituntut untuk terus meningkatkan kompetensinya, tetapi juga perlu menanamkan keyakinan kepada peserta didik bahwa kesalahan dan kesulitan bukanlah akhir dari proses belajar. Sebaliknya, keduanya dapat menjadi kesempatan untuk belajar, mencoba kembali, dan berkembang menjadi lebih baik.

Melalui kegiatan ini, para guru diajak untuk membangun budaya belajar yang positif, terbuka terhadap perubahan, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan dalam proses pembelajaran.

Kegiatan Kombel diharapkan dapat menjadi ruang bagi para pendidik untuk belajar bersama, berbagi pengalaman, merefleksikan praktik pembelajaran, dan menemukan strategi baru yang dapat diterapkan di kelas.

Dengan semangat growth mindset, setiap proses adalah kesempatan untuk bertumbuh. Guru terus belajar, peserta didik terus berkembang, dan sekolah terus bergerak menuju pendidikan yang lebih bermakna.

Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pendidikan yang senantiasa belajar dan bertumbuh bersama.
Read More

Rabu, 02 Oktober 2024

Lomba MTQ Kapanewon Sanden SDIT Assalaam Sanden Borong Juara

Lomba MTQ Kapanewon Sanden SDIT Assalaam Sanden Borong Juara

 


SANDEN - Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar tingkat SD Kapanewon Sanden tahun 2024 yang diselenggarakan di SD Negeri Piring Sanden, SDIT Assalaam Sanden berhasil meraih prestasi terbaik. Siswa-siswi berprestasi dari SDIT Assalaam Sanden berhasil mendapat beberapa juara dari 10 cabang lomba yang diikuti.


Tim Cerdas Cermat PAI SDIT Assalaam Sanden yang terdiri dari Farra Tisha Aniq, Shofiyah Wafiroh, dan Imana Rahmadeena Mazia berhasil meraih Juara Pertama. Ketiga siswa ini menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam dan berhasil memjawab berbagai pertanyaan dengan tepat.


Prestasi gemilang lainnya yaitu Juara Pertama lomba Musabaqah Tartil Qur'an oleh Taqiya Tsani Nur Afifah. Kemudian perstasi juga diraih oleh Andriyan Aulia Kurniawan dalam lomba tilawah atau Musabaqah Tilawah Qur'an Putra mendapatkan juara dua, tilawah putri juga mendapatkan Juara Tiga oleh Alfaina Hanin Najihan, dimana lantunan ayat Al-Qur'an yang dibawakan ketiga siswa tersebut sangat merdu.


Kemudian Prestasi lain yang diraih yaitu dalam cabang lomba hafalan (MHQ) Musabaqah Hifdzil Qur'an, kategori putra maupun putri mendapatkan juara. Juara dua MHQ Putri yang diikuti oleh Syifa Nurin Nafisah dan juara tiga MHQ Putra oleh Muhammad Habibi Mulyanto.


Prestasi lain yang diperoleh yaitu juara dua cabang lomba Puitisasi Saritilawah yang diikuti oleh Hana Khoirunnisa, juara dua Pidato PAI oleh Jasmine Zhafiroh Tafna Fadhilah, Juara tiga menggambar Islami oleh Nilam Nailil Muna, dan cabang lomba terakhir Musabaqah Adzan mendapatkan juara tiga oleh Syafiq Ahsan Saputra.


Tersebut diatas merupakan sepuluh prestasi yang diraih dalam sepuluh cabang lomba yang diikuti SDIT Assalaam Sanden di Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Pelajar tingkat SD Korwil Kapanewon Sanden yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 2 Oktober 2024.

Read More

Minggu, 29 September 2024

Lokakarya Komunitas Belajar Program Sekolah Penggerak Angkatan 2

Lokakarya Komunitas Belajar Program Sekolah Penggerak Angkatan 2

Yogyakarta — SDIT Assalaam Sanden kembali mengikuti kegiatan Lokakarya Komunitas Belajar Wilayah Provinsi D.I. Yogyakarta Program Sekolah Penggerak (PSP) Angkatan 2. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pendampingan dan penguatan komunitas belajar dalam mendukung transformasi pendidikan di satuan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, SDIT Assalaam Sanden diwakili oleh H. Daru Tri Anggoro, M.Pd., Herlina Efendi, S.Pd., dan Nur Hikmah Ramadhan, S.Pd. (Bu Inung).

Lokakarya menjadi ruang bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk belajar bersama, berbagi pengalaman, berdiskusi, melakukan refleksi, serta mengembangkan praktik baik yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah.

Melalui komunitas belajar, para pendidik didorong untuk membangun budaya kolaboratif dan meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. Berbagai pengalaman dari satuan pendidikan dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin efektif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik.

Kegiatan ini juga memperkuat pemahaman mengenai pentingnya komunitas belajar sebagai wadah pengembangan profesional guru. Dengan kolaborasi yang konsisten, pendidik dapat saling memberikan dukungan, berbagi solusi atas berbagai tantangan pembelajaran, serta bersama-sama melakukan perbaikan.

Keikutsertaan SDIT Assalaam Sanden dalam Lokakarya Komunitas Belajar PSP Angkatan 2 menjadi bagian dari komitmen sekolah untuk terus belajar, berkolaborasi, melakukan refleksi, dan bertransformasi demi meningkatkan kualitas pendidikan.

Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat dibagikan kembali kepada seluruh warga sekolah dan memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran serta perkembangan peserta didik.

Belajar bersama, berbagi praktik baik, bergerak bersama untuk pendidikan yang lebih baik. πŸŒ±πŸ“šπŸ€✨

SDIT Assalaam Sanden — Terus Belajar, Terus Berkolaborasi, Terus Bertumbuh.

Read More

Jumat, 27 September 2024

Berkisah Meneladani Nabi Muhammad SAW Bersama SDIT Assalaam dan Braille for Blind

Berkisah Meneladani Nabi Muhammad SAW Bersama SDIT Assalaam dan Braille for Blind

Sanden — SDIT Assalaam Sanden berkolaborasi bersama Braille for Blind dalam kegiatan Berkisah Meneladani Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif untuk mengenalkan keteladanan Rasulullah SAW kepada peserta didik melalui kisah-kisah inspiratif yang sarat dengan nilai akhlak dan kebaikan.

Melalui kegiatan berkisah, peserta didik diajak mengenal sosok Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Berbagai nilai seperti kejujuran, kasih sayang, kesabaran, kepedulian, amanah, dan sikap menghargai sesama disampaikan melalui kisah yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Kolaborasi bersama Braille for Blind juga memberikan pengalaman yang bermakna bagi peserta didik. Kegiatan ini membuka ruang bagi anak-anak untuk belajar tentang pentingnya kepedulian, kesetaraan, dan menghargai setiap individu dengan segala keunikan dan kemampuannya.

Peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias. Kisah-kisah yang disampaikan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter dan akhlak mulia yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SDIT Assalaam Sanden dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, empati, dan kepedulian sosial peserta didik.

Semoga melalui kegiatan ini, peserta didik semakin mencintai Rasulullah SAW dan mampu meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal Rasulullah, mencintai keteladanannya, dan mengamalkan akhlaknya. ο·ΊπŸ“–❤️✨

SDIT Assalaam Sanden — Generasi Qur’ani, Berakhlak, Peduli, dan Menginspirasi.

Read More

Kamis, 12 September 2024

Klinik Penulisan Cerita Pengalaman Berkesan di Perpustakaan Tunas Mulia SDIT Assalaam

Klinik Penulisan Cerita Pengalaman Berkesan di Perpustakaan Tunas Mulia SDIT Assalaam

Sanden — Perpustakaan Tunas Mulia SDIT Assalaam Sanden kembali menghadirkan kegiatan literasi yang menarik dan inspiratif melalui Klinik Penulisan Cerita Pengalaman Berkesan bersama Ibu Nur Hikmah Ramadhan, S.Pd.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Perpustakaan Tunas Mulia dalam menumbuhkan budaya literasi sekaligus mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menulis dan menuangkan pengalaman menjadi sebuah cerita yang menarik.

Melalui kegiatan klinik penulisan, peserta didik diajak untuk menggali kembali berbagai pengalaman yang pernah mereka alami, kemudian mengolahnya menjadi sebuah tulisan. Pengalaman sederhana yang mungkin selama ini hanya tersimpan dalam ingatan dapat dituangkan menjadi cerita yang memiliki makna dan nilai pembelajaran.

Ibu Nur Hikmah Ramadhan, S.Pd. memberikan pendampingan kepada peserta didik mengenai berbagai hal dalam proses menulis, mulai dari menemukan ide, menentukan alur cerita, memilih kata yang tepat, hingga menyusun cerita agar lebih menarik dan mudah dipahami.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dan memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkreasi, berekspresi, dan berani menuangkan gagasan melalui tulisan. Peserta didik juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir, mengolah pengalaman, serta membangun kepercayaan diri dalam menghasilkan karya.

Klinik penulisan ini menjadi salah satu bentuk nyata peran Perpustakaan Tunas Mulia sebagai ruang belajar yang tidak hanya menyediakan bahan bacaan, tetapi juga menjadi tempat bagi peserta didik untuk berkarya dan mengembangkan potensi literasi.

Melalui kegiatan ini, SDIT Assalaam Sanden berharap semakin banyak peserta didik yang memiliki kebiasaan membaca dan menulis serta mampu menjadikan pengalaman sehari-hari sebagai sumber inspirasi untuk menghasilkan karya.

Setiap pengalaman punya cerita, setiap cerita punya makna, dan setiap tulisan adalah karya. ✍️πŸ“šπŸŒ±✨

Perpustakaan Tunas Mulia SDIT Assalaam Sanden — Membaca, Menulis, Berkarya.

Read More

Rabu, 11 September 2024

Imunisasi Japanese Encephalitis Bersama Puskesmas Sanden

Imunisasi Japanese Encephalitis Bersama Puskesmas Sanden

Sanden — SDIT Assalaam Sanden bekerja sama dengan Puskesmas Sanden melaksanakan kegiatan Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) bagi peserta didik yang menjadi sasaran program imunisasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga kesehatan dan memberikan perlindungan kepada anak dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Imunisasi JE diberikan kepada anak usia 9–12 tahun, dengan sasaran sebanyak 500 peserta didik SDIT Assalaam Sanden.

Pelaksanaan imunisasi dilakukan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Sanden dengan didampingi oleh guru dan pihak sekolah. Peserta didik mengikuti kegiatan secara tertib dan mendapatkan pendampingan selama proses imunisasi berlangsung.

Japanese Encephalitis merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Pemberian imunisasi menjadi salah satu langkah penting dalam upaya pencegahan dan perlindungan kesehatan anak.

Selain mendapatkan imunisasi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk menanamkan kesadaran kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara SDIT Assalaam Sanden dan Puskesmas Sanden dalam mendukung kesehatan peserta didik. Dengan lingkungan sekolah yang sehat dan dukungan layanan kesehatan, diharapkan peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta mengikuti pembelajaran dengan nyaman.

SDIT Assalaam Sanden mengucapkan terima kasih kepada Puskesmas Sanden atas kerja sama dan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada peserta didik.

Semoga kegiatan imunisasi ini memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan berprestasi.

Sehat anaknya, kuat perlindungannya, semangat belajarnya! πŸ’‰πŸ©ΊπŸŒ±✨

SDIT Assalaam Sanden — Bersama Menjaga Kesehatan, Mewujudkan Generasi Sehat dan Berprestasi.

Read More